
Banda Aceh – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Instalasi Rehabilitasi NAPZA bekerja sama dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Banda Aceh, Minggu (05/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh tersebut mendapat antusiasme masyarakat yang memanfaatkan momentum Car Free Day untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan jiwa dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika.
Selama kegiatan berlangsung, RSJ Aceh menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, di antaranya edukasi kesehatan jiwa dan layanan rehabilitasi NAPZA, skrining kesehatan jiwa, konsultasi gratis bersama psikiater, psikolog klinis, dan konselor adiksi, serta pembagian doorprize kepada para pengunjung.
Kepala Instalasi PKRS RSJ Aceh, Aisyah Djamil, S.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSJ Aceh dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan edukatif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan layanan kesehatan jiwa kepada masyarakat serta memberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan NAPZA dapat dicegah dan ditangani melalui edukasi, deteksi dini, serta rehabilitasi yang tepat,” ujarnya.
Selain memberikan layanan konsultasi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan kesehatan jiwa dan rehabilitasi NAPZA yang tersedia di RSJ Aceh.
Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, RSJ Aceh berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan jiwa, menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta tidak ragu memanfaatkan layanan rehabilitasi yang tersedia bagi mereka yang membutuhkan.
Comments are closed